Teh yang Terbukti Efektif Turunkan Berat Badan

Jul 23, 2020

0
Teh yang Terbukti Efektif Turunkan Berat Badan

Teh yang Terbukti Efektif Turunkan Berat Badan

Teh yang Terbukti Efektif Turunkan Berat Badan

Teh yang Terbukti Efektif Turunkan Berat Badan – Secangkir teh adalah minuman yang sempurna untuk menenangkan sakit tenggorokan, menghangatkan tubuh yang kedinginan, atau teman saat menonton TV. Tapi, ada teh tertentu yang sempurna untuk membantu Anda mengikis ekstra kilogram di tubuh.

“Saya pertama kali belajar tentang manfaat teh untuk penurunan berat badan ketika ibu saya menjadi korban diabetes. Ibu adalah seorang mantan perawat dari Korea dan dia mendesak saya untuk mencoba pengobatan Timur ketika jelas bahwa ilmu pengetahuan Barat tidak bisa membantunya,” kata Kelly Choi, penulis dan host acara TV Bravo’s Master Chef.

“Seperti yang saya tuangkan melalui penelitian, jawaban yang sama terus bermunculan, yaitu teh. Apa yang saya pelajari dalam penelitian saya kemudia saya tulis dalam buku baru saya, The 7-Day Flat-Belly Tea Cleanse: The Revolutionary New Plan to Melt Up to 10 Pounds of Fat in Just One Week! Para panelis dalam penelitian, dapat menurunkan berat badan hingga hilang hingga 4,5 Kg hanya dalam satu minggu,” lanjut Kelly Choi, yang juga konsultan gaya hidup sehat.

Teh termasuk salah satu minuman yang disukai oleh banyak orang. Selain rasanya yang nikmat dan punya efek menenangkan, manfaatnya untuk tubuh pun beragam. Bahkan, ada beberapa teh yang dapat membantu kamu menurunkan berat badan. Terbukti secara ilmiah, lho!

Menurut penelitian dalam jurnal ilmiah “Physiology & Behavior” tahun 2016, teh bisa kamu manfaatkan untuk melawan lemak di perut.

Teh hijau

Sudah lama teh hijau dikenal memiliki banyak kegunaan untuk kesehatan. Tahu tidak, ternyata teh hijau alias green tea dianggap paling efektif untuk menurunkan berat badan, lho!

Menurut sebuah penelitian dalam jurnal “Physiology & Behavior” tahun 2008, disebutkan bahwa minum teh hijau selama 12 minggu secara teratur dapat mengurangi angka timbangan sekitar 3,3 kg.

Temuan itu juga didukung oleh penelitian lainnya dalam jurnal yang sama yang terbit tahun 2010. Dikatakan bahwa teh hijau dinilai efektif menurunkan berat badan karena mengandung katekin, yakni antioksidan alami yang bisa meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak. Hal ini juga berlaku untuk matcha, teh hijau bubuk murni dari Jepang.

Teh pu’er

Teh pu’er (atau disebut juga pu’erh atau puerh) adalah jenis teh fermentasi yang secara tradisional diproduksi di Yunnan, Tiongkok. Punya wangi yang enak, teh ini biasanya diminum setelah makan.

Menurut temuan penelitian dalam jurnal “Phytoteraphy Research” tahun 2014, teh pu’er dapat membantu peminumnya menurunkan kadar gula darah, trigliserida, sekaligus berat badan.

Teh hitam

Teh hitam (black tea) adalah jenis teh yang sudah mengalami oksidasi lebih tinggi dibandingkan dengan teh lainnya seperti teh oolong, teh kuning atau yellow tea (merujuk pada Chinese huángchá dan Korean hwangcha), teh putih, dan teh hijau.

Dilansir dari laman Tea Epicure, oksidasi pada teh adalah reaksi kimia yang sering terjadi saat daun teh terpapar ke udara, sehingga menghasilkan warna kecokelatan yang membuat daun teh berwarna hitam.

Jenis teh hitam cukup beragam. Misalnya teh congou dari Tiongkok, teh Darjeeling dan teh Assam dari India, dan teh Ceylon dari Sri Lanka. Untuk teh campuran (blend tea), ada Earl Grey, English Breakfast, dan masala chai.

Dari berbagai penelitian, semua jenis teh hitam dapat dimanfaatkan untuk pengendalian berat badan. Beberapa teori mengungkapkan bahwa efek penurunan berat badan dari teh hitam berasal dari kandungan flavon yang tinggi. Flavon adalah sejenis pigmen tumbuhan yang bersifat antioksidan.