Inilah Gejala-gejala Asam Urat dan Faktor Risikonya

Jun 15, 2021

0

Inilah Gejala-gejala Asam Urat dan Faktor Risikonya

Inilah Gejala-gejala Asam Urat dan Faktor Risikonya

asam urat 300x211 - Inilah Gejala-gejala Asam Urat dan Faktor Risikonya

Inilah Gejala-gejala Asam Urat dan Faktor Risikonya. Kamu suka minum alkohol sambil makan sajian seafood atau daging berlemak? Hati-hati, kadar asam uratmu bisa meroket dan kamu bisa terkena hiperurisemia. Nah, hiperurisemia inilah yang dapat mengakibatkan beberapa gangguan pada persendian, salah satunya penyakit asam urat atau gout.

Sehingga kita tidak dapat memprediksi, gejala asam urat bisa datang bak penyamun saat malam hari dan sakitnya tak tertahankan. Tersentuh sendikit saja bikin meringis!
Apa saja gejala asam urat yang perlu kita waspadai dan apa saja faktor risiko seseorang bisa terkena asam urat? Yuk, simak pembahasannya berikut ini.

Makanan atau minuman yang menyebabkan hiperurisemia hingga mengakibatkan asam urat
Asam urat terbentuk dari penguraian senyawa purin dalam tubuh. Saat mengonsumsi makanan kaya akan purin, kamu harus memasaknya hingga matang dan minum air putih yang banyak setelahnya. Selain itu, konsumsinya tak boleh berlebihan.

Bahan makanan khas Indonesia seperti jengkol, petai, dan melinjo diketahui memiliki kadar purin yang tinggi, sehingga bikin tubuh kewalahan dengan asam urat. Selain tiga bahan makanan tersebut, menurut keterangan dari Arthritis Foundation, kadar purin yang tinggi dapat ditemukan pada makanan dan minuman seperti:

  • Jeroan
  • Seafood seperti ikan teri, ikan sarden, ikan haring, remis, ikan codscallop, ikan trout dan ikan haddock
  • Kacang-kacangan
  • Minuman beralkohol.

Sehingga kalau kamu punya masalah asam urat tetapi tetap ingin makan enak, kadar purin yang rendah dapat kita temukan pada makanan seperti:

  • Daging seperti daging sapi, ayam, bebek, babi, dan ham
  • Seafood seperti kepiting, lobster, tiram, dan udang

Oleh karena itu, setelah mengonsumsi makanan dengan kadar purin tinggi atau rendah, kadar asam urat akan turun dengan sendirinya saat kamu buang air kecil. Namun, saat ekskresi purin terlalu sedikit dan ginjal tak mengurai purin secara optimal, saat itulah hiperurisemia terjadi karena asam urat menumpuk dan mengendap dalam tubuh. houseoffitness.net

Kadar asam urat yang terlalu tinggi dapat mengendap menjadi batu kristal. Meskipun dapat terbentuk di organ mana pun, paling sering batu asam urat tersebut mengendap di persendian dan ginjal yang. sehingga menyebabkan inflamasi hingga nyeri yang tak tertahankan.