Hati-hati, Penyakit Paling Sering Menyerang Indonesia

May 15, 2020

0
Hati-hati, Penyakit Paling Sering Menyerang Indonesia

Hati-hati, Penyakit Paling Sering Menyerang Indonesia

Penyakit Paling Sering Menyerang Indonesia

Penyakit Paling Sering Menyerang Indonesia – Indonesia adalah negara tropis. Suhu udaranya terbilang tinggi dikarenakan negara kita merupakan kepulauan yang dekat dengan laut dan belum lagi ditambah dengan benyaknya hutan tropis.

Kondisi ini mengakibatkan banyak bermunculan penyakit di negara ini. Bagi mereka yang daya tahan tubuhnya lemah dan tidak terbiasa dengan kondisi Indonesia, mereka akan mudah terkena penyakit.

Baca juga : Biar Tetap Sehat dan Bugar, Berikut Tips Menjaga Nutrisi Makanan Saat Berpuasa

Kebanyakan penyakit yang menyerang di Indonesia datang dari infeksi bakteri. Ada banyak sumber yang memunculkan bakteri ini, seperti dari gigitan serangga hingga air yang kotor.

Tidak mengagetkan jika World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menghimbau untuk selalu melakukan vaksinasi sebelum ke Indonesia. Berikut ini adalah beberapa penyakit yang paling umum menyerang di Indonesia.

Hepatitis A

Laporan dari jurnal kesehatan karya Mulyanto yang dipublikasikan di Euroasian Journal of Hepatogastroenterol pada 2016 menuliskan kasus hepatitis punya angka yang berbeda-beda di tiap pulau. Namun satu hal yang pasti angkanya tergolong cukup tinggi, teruntuk mereka yang tinggal di kota kecil ketimbang kota besar. Data angka pada jurnal tersebut menyebutkan setidaknya hampir 100 persen anak-anak berumur 10 hingga 14 tahun di Jayapura, Mataram dan Sumbawa Besar terkena infeksi hepatitis A.

Hepatitis B

Hepatitis B dideskripsikan sebagai penyakit menular seksual yang bisa dicegah lewat vaksinasi. Penularannya bisa melalui cairan tubuh hingga kontak seksual.

Masih dari jurnal yang sama dengan Hepatitis A, Hepatitis B dikenal sebagai penyakit aplikasi s128 mobile endemik Indonesia. Angkanya menunjukkan kasus penderita Hepatitis B lebih marak di luar Jawa. Sering pula penyakit ini ditularkan dari sang ibu hamil kepada anaknya yang baru lahir.

Malaria

Angka kasus malaria di Indonesia cukup tinggi untuk area-area yang bukan perkotaan seperti Jawa dan Bali, tetapi yang lebih ke alam, seperti Papua. Pemerintah Indonesia sudah mencoba menekan penyakit ini, namun upayanya masih belum bisa 100 persen terlaksana dikarenakan adanya beberapa permasalahan.

Menurut World Malaria Report tahun 2017, laporan itu meliputi munculnya resistensi parasit terhadap obat antimalaria, nyamuk yang semakin kuat dengan insektisida dan fasilitas sistem kesehatan yang tidak memadai.

Melioidosis

Jurnal berjudul “Emergence of Melioidosis in Indonesia and Today’s Challenges” memperkirakan ada 20 ribu kasus infeksi melioidosis di manusia Indonesia tiap tahunnya. 10 ribu kasus di antaranya berpotensi menyebabkan kematian. Melioidosis sendiri merupakan penyakit yang dibawa oleh bakteri Burkholderia pseudomallei dan menyebabkan seseorang susah bernapas, mengalami batuk berdahak atau demam.

Bakteri tersebut ada di permukaan tanah ketika masa kemarau dan di permukaan air ketika musim hujan. Bukan tidak mungkin juga naik ke udara.

Demam Berdarah

Datang dari gigitan nyamuk betina Aedes aegypti dan Aedes albopictus, demam berdarah dirasakan oleh masyarakat Indonesia tiap tahun. Kementerian Kesehatan Indonesia melaporkan untuk 2020 ini semenjak Januari lalu sudah ada lebih dari 17 ribu kasus demam berdarah. Lebih dari 100 kasus berkembang menjadi kasus yang fatal.

HIV

Daerah yang dikatakan punya angka yang tinggi untuk penyakit ini adalah Bali. Laporan jurnal yang dipublikasikan pada 2013 menyebutkan ada angka peningkatan dari kasus di 2000 hingga 2010, dari yang dulunya hanya 0,62 persen menjadi 20,2 persen di 2010 untuk tempat bordil dan 7,2 persen untuk non-bordil. Dari bisa bisa diperkirakan penularan penyakit ini dikarenakan masalah seks bebas.

Tifus

Ini adalah salah satu penyakit paling umum di Indonesia selain demam berdarah. Penyakit yang dibawa karena ketidakhigienisan tubuh akibat tidak mencuci tngan atau makan makanan yang kotor membuat penderitanya mengalami gangguan pencernan. Setiap orang, baik anak-anak maupun dewasa, berisiko mendapatkan penyakit ini.

Waspadai penyakit-penyakit ini. Bukan tidak mungkin kamu akan menjadi salah satu penderitanya. Selalu upayakan hidup sehat untuk terhindar dari penyakit-penyakit ini.

Sumber : idntimes.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *